Agar Tetap Bisa Sekolah, Kisah Bocah Jual Daun Kering Rp 400 Per Kg Ini Bikin Haru

0
667
Kisah Bocah Jual Daun Kering Rp 400 Per Kg desainggris

Lahir dari keluarga yang berkecukupan merupakan hal yang sangat membahagiakan karena semua kebutuhan kita bisa terpenuhi, tapi tidak dengan bocah laki-laki ini dia harus berjuang walalupun usianya masih sangat muda. Bagaimana kisahnya? yuk kita simak

Sekolah dan belajar merupakan kebutuhan yang penting bagi setiap anak. Menimba ilmu di sekolah menjadi kewajiban sekaligus tugas utama bagi generasi muda penerus bangsa.

Namun realitanya di kehidupan sosial, tak sedikit pula anak-anak yang harus bersusah payah untuk bisa sekolah. Sebagian dari mereka terpaksa harus memikirkan biaya sekolahnya lantaran dilanda kemiskinan.

Seperti yaang dirasakan oleh bocah satu ini. Bocah laki-laki ini berjuang menjadi seorang penjual daun kering. Itu semua terpaksa dilakukan agar dirinya tetap bisa sekolah. Begitu pilu, harga setiap daun kering yang dijualnya bahkan tidak mencapai seribu rupiah.

Begini Cara Cek Kuota Internet Gratis 2021 Kemdikbud untuk Telkomsel, XL, Indosat, Tri dan Smartfren!
Syarat dan Cara Mendapatkan BLT Rp3,4 Juta untuk Anak Sekolah, Cek Disini
Belum Juga Dapat BST Rp300 Ribu? Ikuti Langkah Cek via WA Berikut Ini
Begini Cara Dapat BLT UMKM 1,2 Juta Maret 2021, Daftar di oss.go.id agar Bisa Cair
Cara dan Syarat Mendapat BLT Ibu hamil Rp 3 juta, Segera Ajukan ke RT/RW Setempat

Daun yang terkumpul untuk dijual hanya dihargai Rp 400 per kilogramnya. Meskipun demikian, ia tetap semangat melakukannya demi tetap menyambung sekolah. Kisahnya pun membuat haru.

Jual Daun Jati Kering Rp 400 per Kilogram

Kisah Bocah Jual Daun Kering Rp 400 Per Kg

Melansir dari Merdeka oleh Liputan6.com, Selasa (16/3/2021) bocah laki-laki bernama Ponidi ini harus berjuang sendiri mencari biaya agar tetap bisa bersekolah. Ia berjualan daun jati kering bersama ibunya.

Ponadi akan langsung bekerja mengumpulkan daun jati kering setiap kali ia selesai belajar. Selain untuk biaya sekolah, penghasilan dari jual daun kering tersebut juga disisihkan untuk kebutuhan makan sehari-hari.

Seperti dijelaskan dalam akun Instagram @rumahyatim, daun yang sudah berhasil didapatkan hingga berkilo-kilo dijual dengan harga amat murah. Setiap kilogramnya, daun jati kering yang dikumpulkan itu hanya dijual Rp 400 saja, bahkan tidak mencapai seribu.

Berusaha Cari Pinjaman

Kisah Bocah Jual Daun Kering Rp 400 Per Kg

Begini Cara Cek Kuota Internet Gratis 2021 Kemdikbud untuk Telkomsel, XL, Indosat, Tri dan Smartfren!
Syarat dan Cara Mendapatkan BLT Rp3,4 Juta untuk Anak Sekolah, Cek Disini
Belum Juga Dapat BST Rp300 Ribu? Ikuti Langkah Cek via WA Berikut Ini
Begini Cara Dapat BLT UMKM 1,2 Juta Maret 2021, Daftar di oss.go.id agar Bisa Cair
Cara dan Syarat Mendapat BLT Ibu hamil Rp 3 juta, Segera Ajukan ke RT/RW Setempat

Menyadari dengan kerja mengumpulkan daun kering tak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, ibu Ponidi juga mencari pinjaman. Ibunya selalu banting tulang bahkan sering kebingungan kesana kemari mencari pinjaman uang agar Ponidi tetap bisa sekolah.

Berjuang berdua agar tetap bisa memenuhi kebutuhan, sang ayah rupanya sudah meninggal. Ayahnya yang seharusnya menjadi tulang punggung keluarga telah meninggal sejak Ponidi berusia 10 tahun. Kini Ponidi dan sang ibu yang terus berjuang demi kehidupan mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here