Asking, Giving, and Refusing Permission dalam Bahasa Inggris

383

Kampung Inggris – Dalam dunia bahasa Inggris, memahami cara meminta, memberikan, dan menolak izin merupakan keterampilan yang sangat penting. Kemampuan ini memungkinkan kita untuk berinteraksi dengan orang lain secara sopan dan menghormati batasan-batasan yang ada. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi konsep dasar mengenai bagaimana cara meminta, memberikan, dan menolak izin dalam bahasa Inggris.

1. Meminta Izin (Asking for Permission)

Saat kita ingin meminta izin untuk melakukan sesuatu, kita dapat menggunakan beberapa ungkapan yang umum digunakan dalam bahasa Inggris. Beberapa contoh kalimat yang bisa digunakan adalah:

“May I borrow your book, please?” (Bolehkah saya meminjam bukumu, tolong?)

“Could I use your computer for a moment?” (Bolehkah saya menggunakan komputermu sebentar?)

“Is it alright if I leave the meeting early?” (Apakah boleh saya meninggalkan pertemuan ini lebih awal?)

“Might I ask for your assistance with this task?” (Bolehkah saya meminta bantuanmu dengan tugas ini?)

“Would it be possible to take a day off tomorrow?” (Apakah mungkin saya mengambil cuti besok?)

 

2. Memberikan Izin (Giving Permission)

Memberikan izin kepada orang lain juga membutuhkan kehati-hatian agar kita tidak terkesan kasar atau terlalu formal. Beberapa cara memberikan izin yang umum melibatkan penggunaan ungkapan-ungkapan seperti

“Yes, you may go to the party tonight.” (Iya, kamu boleh pergi ke pesta malam ini.)

“Sure, you can use my laptop for your presentation.” (Tentu, kamu bisa menggunakan laptopku untuk presentasimu.)

“Of course, feel free to access the documents on the shared drive.” (Tentu, silakan akses dokumen di drive bersama itu.)

“Certainly, you’re allowed to leave work early today.” (Tentu, kamu diperbolehkan pulang kerja lebih awal hari ini.)

“Go ahead and take a break, you’ve been working hard.” (Silakan istirahat, kamu sudah bekerja keras.)

 

3. Menolak Izin (Refusing Permission)

Terkadang, ada situasi di mana kita perlu menolak izin yang diminta oleh orang lain. Dalam hal ini, kita harus mengungkapkan penolakan dengan sopan dan menghormati perasaan orang yang meminta izin. Beberapa contoh ungkapan yang dapat digunakan termasuk:

“I’m sorry, but I can’t allow you to enter the restricted area.” (Maaf, tetapi saya tidak bisa membiarkan Anda masuk ke area terbatas.)

“I’m afraid I cannot grant permission to access the confidential files.” (Saya khawatir saya tidak bisa memberikan izin untuk mengakses file rahasia tersebut.)

“I’m sorry, it’s against company policy to allow visitors without an appointment.” (Maaf, itu bertentangan dengan kebijakan perusahaan untuk membiarkan pengunjung tanpa janji temu.)

“I can’t permit you to use my personal computer for security reasons.” (Saya tidak bisa mengizinkan Anda menggunakan komputer pribadi saya karena alasan keamanan.)

“I’m sorry, but I can’t authorize you to make changes to the document without supervisor approval.” (Maaf, tetapi saya tidak bisa memberi izin kepada Anda untuk membuat perubahan pada dokumen tanpa persetujuan dari supervisor.)

Baca juga Perbedaan LEFT dan LEAVE dalam bahasa inggris

Contoh Dialog

Contoh 1 (Meminta Izin)

A: “Excuse me, may I use this chair?”

B: “Certainly, go ahead.”

Contoh 2 (Memberikan Izin)

A: “Could I have a piece of cake, please?”

B: “Of course, help yourself.”

Contoh 3 (Menolak Izin)

A: “Is it okay if I leave work early today?”

B: “I’m afraid I can’t allow that. We have an important meeting this evening.”

Dengan memahami konsep asking, giving, dan refusing permission dalam bahasa Inggris, kita dapat menjalani interaksi sehari-hari dengan lebih lancar dan sopan. Kesadaran akan etika dalam meminta, memberikan, dan menolak izin adalah kunci untuk membangun hubungan yang baik dengan orang lain. Semoga penjelasan ini bermanfaat dalam memperkaya kemampuan berbahasa Inggris Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here