Belajar Mengenal Past Perfect Tense dalam Konsep Bahasa Inggris

251

Les Bahasa Inggris di Bandung – Past Perfect Tense digunakan dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan suatu tindakan atau kejadian yang terjadi sebelum tindakan atau kejadian lain di masa lalu. Dalam kalimat-kalimat menggunakan Past Perfect Tense, kita menyoroti urutan waktu antara dua kejadian atau tindakan di masa lalu.

Rumus Past Perfect Tense

Subject + had/hadn’t + past participle

Berikut adalah beberapa contoh penggunaan Past Perfect Tense dalam kalimat

 

Menunjukkan suatu tindakan yang terjadi sebelum tindakan lain di masa lalu

Before she arrived at the party, he had already left. (Sebelum dia tiba di pesta, dia sudah pergi.)

By the time he called, she had already finished her homework. (Pada saat dia menelepon, dia sudah menyelesaikan pekerjaan rumahnya.)

When they arrived at the restaurant, the chef had already prepared their favorite dish. (Ketika mereka tiba di restoran, koki sudah menyiapkan hidangan favorit mereka.)

After she had read the novel, she watched the movie adaptation. (Setelah dia membaca novel itu, dia menonton adaptasi filmnya.)

The plane had taken off before they reached the airport. (Pesawat sudah lepas landas sebelum mereka mencapai bandara.)

By the time the guests arrived, the party had ended. (Pada saat para tamu tiba, pesta sudah berakhir.)

 

Menyatakan suatu tindakan yang selesai sebelum waktu tertentu di masa lalu

By the time we got to the cinema, the movie had started. (Pada saat kami sampai di bioskop, film sudah dimulai.)

By 2005, scientists had discovered the cure for the disease. (Pada tahun 2005, para ilmuwan telah menemukan obat untuk penyakit tersebut.)

She had written three novels before she turned 30. (Dia telah menulis tiga novel sebelum berusia 30 tahun.)

The train had departed by the time he reached the station. (Kereta sudah berangkat pada saat dia sampai di stasiun.)

By the end of last year, he had traveled to five different countries. (Pada akhir tahun lalu, dia telah mengunjungi lima negara berbeda.)

She had graduated from college before she decided to start her own business. (Dia sudah lulus dari perguruan tinggi sebelum dia memutuskan untuk memulai bisnis sendiri.)

 

Menyatakan suatu tindakan yang terjadi sebelum tindakan lain dalam cerita naratif

When he arrived at the office, he realized he had forgotten his laptop at home. (Ketika dia tiba di kantor, dia menyadari bahwa dia telah melupakan laptopnya di rumah.)

When I met her, she had already visited Paris twice. (Ketika saya bertemu dengannya, dia sudah mengunjungi Paris dua kali.)

By the time the rescue team arrived, the climbers had been stranded on the mountain for two days. (Pada saat tim penyelamat tiba, para pendaki telah terdampar di gunung selama dua hari.)

After he had finished his homework, he went out to play with his friends. (Setelah dia menyelesaikan pekerjaan rumahnya, dia pergi bermain dengan teman-temannya.)

She realized she had lost her keys after she had left the house. (Dia menyadari bahwa dia telah kehilangan kuncinya setelah dia meninggalkan rumah.)

By the time the movie started, I had already bought popcorn and drinks. (Pada saat film dimulai, saya sudah membeli popcorn dan minuman.)

Baca juga Memahami Perbedaan Picture, Photo, dan Image

Dalam kalimat pengandaian (conditional) tipe ketiga, untuk menyatakan suatu kondisi yang tidak mungkin terpenuhi di masa lalu

If she had known about the traffic, she would have taken a different route. (Jika dia tahu tentang kemacetan, dia akan mengambil rute yang berbeda.)

If she had studied harder, she would have passed the exam. (Jika dia belajar lebih keras, dia akan lulus ujian. Namun, kenyataannya dia tidak belajar cukup, jadi dia tidak lulus.)

If they had arrived on time, they would have caught the train. (Jika mereka tiba tepat waktu, mereka akan mengejar kereta. Namun, mereka terlambat, sehingga mereka melewatkan kereta.)

If he hadn’t overslept, he would have caught the first flight. (Jika dia tidak terlambat bangun, dia akan mengejar penerbangan pertama. Namun, dia terlambat, sehingga dia melewatkan penerbangan tersebut.

If I had known you were coming, I would have baked a cake. (Jika saya tahu kamu datang, saya akan membuat kue. Namun, saya tidak tahu, jadi saya tidak membuat kue.)

If they hadn’t eaten all the pizza, there would have been some left for us. (Jika mereka tidak memakan semua pizza, akan ada sisa untuk kita. Namun, mereka sudah memakannya semua, jadi tidak ada sisa untuk kita.)

Past Perfect Tense membantu dalam memberikan konteks temporal yang jelas dalam narasi atau pembicaraan tentang peristiwa yang terjadi di masa lalu. Dengan menggunakan tense ini, kita dapat menyusun kejadian-kejadian tersebut dalam urutan waktu yang benar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here