Cara Belajar dan Bekerja Dengan Teknik Pomodoro Untuk Meningkatkan Produkivitas

0
348
ilustrasi belajar
sumber : freepik/learning

Pernahkan kamu mengalami ketika sedang belajar atau pun bekerja yang membutuhkan fokus tinggi justru malah terganggu oleh hal-hal sepele seperti adanya notifikasi di handphone?

Dan secara tidak sadar kamu malah membuka notifikasi tersebut sehingga membuyarkan fokus pada pekerjaan yang harus diselesaikan.

Bagi sebagian orang hal itu sangat mengganggu karena menghambat produktivitas.

Apalagi ditengah pandemi seperti sekarang, bekerja dari rumah atau work from home (WFH) seakan sudah menjadi kebiasaan baru dalam pekerjaan.Sementara kita tahu, distraksi atau gangguan di dalam rumah tentu lebih banyak daripada di kantor.

Oleh karena itu, diperlukan sebuah teknik pengelolaan waktu/time management agar dapat meningkatkan fokus ketika belajar atau bekerja. Teknik yang sangat populer dalam hal tersebut adalah teknik pomodoro.

Apa yang dimaksud dengan teknik pomodoro dan bagaimana cara kerjanya? Simak penjelasan berikut ini.

Apa yang dimaksud dengan teknik pomodoro?

Teknik pomodoro adalah sebuah cara mengerjakan tugas yang dibagi menjadi blok-blok waktu tertentu, biasanya 25 menit. Diantara setiap blok waktu tersebut, diberi jeda selama 5 menit untuk istirahat.

Apabila telah menyelesaikan empat blok waktu, maka istirahat yang dilakukan dapat lebih lama.

Fransesco Cirillo adalah orang yang pertama kali memperkenalkan teknik pomodoro pada tahun 1980. Meskipun teknik pomodoro telah dikenalkan sejak lama, namun sampai saat ini masih banyak orang yang menggunakan teknik tersebut.

Ada cerita unik dibalik nama pomodoro yang dalam bahasa Itali artinya adalah tomat.

Ketika Fransesco Cirillo mengembangkan teknik ini, ia menggunakan sebuah timer yang ada di dapurnya. Nah, kebetulan timer tersebut berbentuk tomat sehingga menginspirasinya untuk mengambil nama pomodoro pada teknik yang ia kembangkan.

Apa manfaat dari menggunakan teknik pomodoro ini?

Kamu akan merasakan manfaat dari penggunaan teknik pomodoro jika melakukannya beberapa kali secara konsisten dalam menyelesaikan tugas.

Berikut ini beberapa manfaat dari penggunaan teknik pomodoro:

  1. Meningkatkan fokus saat bekerja. Kamu dapat fokus pada satu pekerjaan yang harus diselesaikan.
  2. Mengurangi, bahkan menghilangkan kebiasaan multitasking. Hal ini penting karena lebih baik mengerjakan tugas satu per satu sampai selesai daripada mengerjakan beberapa tugas sekaligus.
  3. Dapat menyelesasaikan banyak pekerjaan karena merasa ada kepentingan atau urgensi. Jika kamu mengerjakan satu tugas dengan fokus, kamu akan segera ingin menyelesaikan tugas tersebut karena merasa masih banyak tugas lain yang sama pentingnya dan harus diselesaikan.
  4. Meningkatkan konsentrasi dan daya juang (willpower)
  5. Mencegah terjadinya stress akibat banyaknya tugas secara bersamaan. Dengan menggunakan teknik pomodoro, kamu akan terbiasa mengerjakan satu hal tanpa merasa terbebani dengan pekerjaan lainnya sehingga dapat mengurangi kadar stress di dalam otak.

Bagaimana cara kerja teknik pomodoro?

Jika kamu sudah mengetahui apa itu teknik pomodoro dan manfaatnya. Selanjutnya kamu dapat menerapkan teknik tersebut dalam menyelesaikan tugas melalui beberapa langkah berikut ini.

  1. Pertama, tentukan tugas apa yang akan kamu selesaikan pada hari itu dan tentukan waktu pengerjaannya berapa lama. Misal, kamu akan mengerjakan tugas kuliah untuk membuat artikel ilmiah selama dua jam.
  2. Kedua, siapkan timer atau alarm untuk mengatur blok waktu selama 25 menit. Misal, kamu akan mulai mengerjakan tugas pada pukul 08.00 pagi, maka atur timer 25 menit kemudian atau atur alarm pukul 08.25.
  3. Ketiga, mulai mengerjakan tugas selama rentang waktu 25 menit tersebut. Kamu harus menghindari semua distraksi atau gangguan seperti membuka notifikasi di handphone, membalas pesan singkat atau gangguan-gangguan lainnya.
  4. Keempat, setelah alarm berbunyi, tanda blok waktu pertama telah selesai. Istirahatlah sejenak, kurang lebih 5 menit. Bangkit dari tempat duduk untuk meregangkan tubuh atau sekadar membuat kopi.
  5. Kelima, setelah istirahat pertama selesai, atur kembali blok waktu 25 menit yang kedua dan mulai kerjakan lagi tugas yang ingin diselesaikan. Ulangi aktivitas tersebut sampai blok waktu yang keempat. Setelah blok waktu keempat, kamu dapat beristirahat selama 20-30 menit.

Langkah-langkah diatas disebut dengan satu sesi pomodoro. Jika tugas kamu belum selesai dalam satu sesi, maka kamu dapat melanjutkan sesi kedua dan seterusnya sampai tugas kamu selesai. Kamu hanya perlu mengulangi langkah-langkah diatas.

Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk menggunakan teknik pomodoro dalam menyelesaikan tugas atau pekerjaan? Atau bahkan kamu telah menerapkan teknik tersebut dari dulu?

Ayo ceritakan kisahmu di kolom komentar ketika menggunakan teknik pomodoro.

Sekian untuk artikel kali ini. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here