Memahami Fungsi dan Jenis-Jenis Auxiliary Verb

317

Kursus Ielts BandungAuxiliary verb, yang juga dikenal sebagai “helping verb,” adalah jenis kata kerja yang digunakan bersama dengan kata kerja utama (main verb) untuk membentuk berbagai bentuk kalimat, termasuk bentuk lampau, bentuk masa depan, bentuk negatif, bentuk tanya, dan banyak lainnya. Auxiliary verbs membantu memberikan informasi tambahan tentang waktu, aspek, modus, ketepatan waktu, dan kondisi dari suatu tindakan atau kejadian dalam kalimat.

 

Contoh beberapa auxiliary verbs dalam bahasa Inggris

To Be: am, is, are, was, were, been, being

Contoh: She is studying for the exam.

To Have: have, has, had

Contoh: They have finished their homework.

To Do: do, does, did

Contoh: He did his chores yesterday.

Modal Verbs: can, could, may, might, shall, should, will, would, must

Contoh: She can speak three languages.

Auxiliary verbs digunakan untuk membentuk kalimat tanya, kalimat negatif, kalimat pasif, dan banyak struktur kalimat lainnya dalam bahasa Inggris. Misalnya, “Is she coming to the party?” (Kalimat tanya), “I cannot go with you.” (Kalimat negatif), “The book was read by him.” (Kalimat pasif).

 

Auxiliary Verb (Do)

Auxiliary verb “do” adalah salah satu dari tiga auxiliary verbs utama dalam bahasa Inggris, yang lainnya adalah “be” dan “have.” “Do” digunakan dalam berbagai situasi, terutama untuk membentuk kalimat tanya dan kalimat negatif dalam berbagai waktu (present, past, dan future). Berikut adalah beberapa penggunaan utama “do” sebagai auxiliary verb

Penggunaan dalam Kalimat Negatif (Negative Sentences)

I do not like coffee. (Saya tidak suka kopi.)

They do not study on weekends. (Mereka tidak belajar di akhir pekan.)

 

Penggunaan dalam Kalimat Tanya (Questions)

Do you like ice cream? (Apakah kamu suka es krim?)

Do they live in New York? (Apakah mereka tinggal di New York?)

Penggunaan dalam Kalimat Tanya dan Negatif dengan Kata Kerja Utama (Main Verb) Lain:

Dalam kalimat-kalimat di atas, “do” digunakan untuk membantu membentuk kalimat tanya dan kalimat negatif. Ini adalah bagian penting dari tata bahasa bahasa Inggris dan membantu untuk mengklarifikasi makna kalimat dan membedakan antara pernyataan positif, negatif, dan pertanyaan.

 

Auxiliary Verb (Be)

Auxiliary verb “be” adalah salah satu auxiliary verb paling penting dalam bahasa Inggris. Kata kerja ini memiliki peran yang luas dalam membentuk berbagai jenis kalimat, termasuk kalimat positif, negatif, pertanyaan, kalimat pasif, serta dalam menyatakan waktu dan kondisi. “Be” digunakan dalam berbagai bentuk, seperti “am,” “is,” “are,” “was,” “were,” “being,” dan “been.” 

Berikut adalah beberapa penggunaan utama “be” sebagai auxiliary verb

Penggunaan dalam Kalimat Positif (Positive Sentences)

I am a student. (Saya adalah seorang mahasiswa.)

They are playing in the park. (Mereka sedang bermain di taman.)

 

Penggunaan dalam Kalimat Negatif (Negative Sentences)

She is not feeling well. (Dia tidak merasa baik.)

We are not interested in that movie. (Kami tidak tertarik dengan film itu.)

 

Penggunaan dalam Kalimat Tanya (Questions)

“Penggunaan be” adalah bagian penting dari tata bahasa bahasa Inggris karena membantu menggambarkan status, keadaan, dan hubungan waktu dalam kalimat. Sering digunakan untuk menyatakan identitas, keadaan, lokasi, tindakan, dan banyak lagi.

 

Auxiliary Verb (Have)

Auxiliary verb “have” adalah salah satu dari tiga auxiliary verb utama dalam bahasa Inggris, yang lainnya adalah “be” dan “do.” “Have” memiliki berbagai penggunaan dalam kalimat, terutama dalam membentuk berbagai bentuk kalimat seperti tense (waktu), aspect (aspek), dan voice (suara). Berikut adalah beberapa penggunaan utama “have” sebagai auxiliary verb

Penggunaan dalam Present Perfect Tense

She has lived in this city for five years. (Dia telah tinggal di kota ini selama lima tahun.)

They have never been to Europe. (Mereka belum pernah ke Eropa.)

 

Penggunaan dalam Past Perfect Tense

By the time I arrived, they had already eaten dinner. (Pada saat saya tiba, mereka sudah makan malam.)

She realized that she had left her keys at home. (Dia menyadari bahwa dia meninggalkan kunci-kuncinya di rumah.)

 

Penggunaan dalam Future Perfect Tense

By next year, he will have graduated from college. (Pada tahun depan, dia akan lulus dari perguruan tinggi.)

They will have completed the project by the deadline. (Mereka akan menyelesaikan proyek tersebut sebelum batas waktu.)

Baca juga Perbedaan Penggunaan “Much” dan “Many” dalam Bahasa Inggris

Penggunaan dalam Bentuk Modal Perfect (Modal Perfect Form)

“Penggunaan have” sebagai auxiliary verb sering digunakan untuk mengekspresikan hubungan waktu antara peristiwa dalam kalimat, terutama dalam hubungan dengan tense (waktu) dan aspect (aspek). Ini juga digunakan untuk menyatakan kewajiban, kepastian, atau dugaan dalam bentuk modal perfect. Dalam bentuk pasif, “have” digunakan untuk membentuk kalimat pasif dalam berbagai tense.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here