Memahami Perbedaan antara Drink, Drank, Drunk, Drunken, dan Drinking dalam Bahasa Inggris

581

Kursus Ielts Bandung – Bahasa Inggris memiliki banyak kata yang serupa, sehingga membedakan di antara mereka bisa menjadi tugas yang menantang bagi pembelajar baru. Beberapa kata yang serupa ini sering kali mengalami perubahan bentuk, baik itu bentuk beraturan, bentuk tidak beraturan, atau perubahan bentuk tenses, yang biasa dikenal sebagai verb1, verb2, dan verb3.

Dalam artikel ini, kita akan mempelajari perbedaan antara “drink”, “drank”, “drunk”, “drinking”, dan “drunken” serta cara menggunakan mereka dalam kalimat Bahasa Inggris. Mari simak penjelasannya di bawah ini.

 

1. Drink

Kata “drink” bermakna “minum” dan termasuk dalam jenis kata kerja. Perubahan bentuk kata “drink” melibatkan kata “drank”, “drunk”, dan “drinking”, yang artinya sedikit berubah namun tetap mempertahankan makna dasar.

Contoh Penggunaan “drink” sebagai Kata Kerja

She drinks tea every morning. (Dia minum teh setiap pagi.)

I usually drink water after my workout. (Saya biasanya minum air setelah latihan saya.)

They like to drink fresh fruit juice in the afternoon. (Mereka suka minum jus buah segar di sore hari.)

He will drink coffee during the meeting. (Dia akan minum kopi selama pertemuan.)

We should drink more water to stay hydrated. (Kita seharusnya minum lebih banyak air agar tetap terhidrasi.)

Contoh Penggunaan “drink” sebagai Kata Benda

Water is a healthy drink. (Air adalah minuman sehat.)

 

2. Drank

“Drank” adalah bentuk verb kedua dari “drink” yang berarti “minum”. Kata ini digunakan dalam kalimat-kalimat yang menunjukkan waktu lampau atau pada kalimat berbentuk past tense.

Contoh Kalimat dengan “drank”

He drank a glass of milk before going to bed. (Dia minum segelas susu sebelum pergi tidur.)

She drank a glass of orange juice for breakfast. (Dia minum segelas jus jeruk untuk sarapan.)

Last night, they drank tea and talked for hours. (Kemarin malam, mereka minum teh dan berbicara selama berjam-jam.)

He drank a bottle of water after the workout. (Dia minum sebotol air setelah latihan.)

They drank all the milk, so there’s none left for breakfast. (Mereka minum semua susu, jadi tidak ada lagi tersisa untuk sarapan.)

She drank coffee before the exam to stay awake. (Dia minum kopi sebelum ujian agar tetap terjaga.)

 

3. Drunk

“Drunk” adalah bentuk verb ketiga dari “drink” yang juga berarti “minum”. Penggunaan kata ini terjadi pada kalimat-kalimat yang berbentuk present perfect tense.

Contoh Kalimat dengan “drunk” sebagai Kata Kerja

They have drunk all the wine. (Mereka telah minum semua anggur.)

Contoh Kalimat dengan “drunk” sebagai Kata Sifat

He felt sick because he was drunk. (Dia merasa mual karena dia mabuk.)

 

4. Drunken

“Drunken” juga merupakan kata sifat yang berarti “mabuk”, serupa dengan “drunk”. Namun, perbedaannya terletak pada posisinya dalam kalimat. “Drunken” digunakan sebelum kata benda untuk membentuk frasa kata benda (noun phrase).

Contoh Kalimat dengan “drunken” sebagai Kata Sifat

The drunken man stumbled down the street. (Laki-laki mabuk itu tersandung di jalan.)

Baca juga Memahami Penggunaan So That, In Order That, dan In Order To dalam Bahasa Inggris

5. Drinking

“Drinking” adalah bentuk berkelanjutan dari “drink”, yang berarti “sedang minum”. Kata ini digunakan dalam kalimat-kalimat berbentuk continuous tense atau progressive tense.

Contoh Kalimat dengan “drinking”

She is drinking coffee while studying for her exams. (Dia sedang minum kopi sambil belajar untuk ujiannya.)

Dengan memahami perbedaan antara kata-kata ini, kita dapat menggunakan mereka dengan benar dalam kalimat-kalimat Bahasa Inggris. Semoga penjelasan ini membantu meningkatkan pemahaman Anda tentang penggunaan kata-kata tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here