Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Present Perfect Tense

260

Kursus Ielts Bandung – Halo teman-teman! Sudahkah kalian mengingat berapa banyak tenses yang harus kita kuasai dalam bahasa Inggris? Jawabannya adalah 16 tenses yang memerlukan pemahaman yang mendalam untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris kita. Salah satu materi penting dalam tata bahasa bahasa Inggris adalah tenses.

Tentu saja, tidak perlu kita mempelajari semua tenses sekaligus, karena memahami tenses bukanlah tugas yang mudah. Sebaiknya kita mempelajarinya secara bertahap agar kita dapat mengaplikasikannya dengan baik dalam berbagai pola kalimat. Sebelum belajar mengenai Present Perfect Tense, penting halnya terlebih dulu mempelajari mengenai tense sebelumnya yaitu Present Continuous Tense. Jika belum belajar mengenai tense sebelumnya, sebaiknya baca dulu artikel sebelumnya yang berjudul Mengenal Pengertian, Rumus, dan Contohnya Present Continuous Tense

 

Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Present Perfect Tense

Pada kesempatan kali ini, mari kita eksplorasi bersama tentang keluarga tenses yang berkaitan dengan masa lampau.

Kenyataannya, tenses yang berkaitan dengan masa lampau tidak terbatas hanya pada simple past tense. Terdapat beberapa tenses lain yang memiliki fungsi dan penggunaan yang mirip, yang kadang-kadang membuat kita bingung dan salah menggunakannya.

Untuk membedakan tenses-tenses tersebut, penting untuk memperhatikan konteks setiap kalimat dan berlatih dengan mengerjakan berbagai soal latihan. Sebagai contoh, jika kita perhatikan, simple past tense dan present perfect tense keduanya digunakan untuk menyatakan peristiwa yang terjadi di masa lampau. Meskipun demikian, terdapat perbedaan di antara keduanya.

Lantas, apa sebenarnya perbedaannya? Mari kita temukan penjelasan yang lebih rinci mengenai present perfect tense, mulai dari definisinya hingga contoh-contoh kalimatnya, dalam artikel ini.

 

Definisi Present Perfect Tense

Present perfect tense adalah pola kalimat yang mengubah bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan atau mengungkapkan suatu aksi atau peristiwa yang terjadi di masa lampau dan masih berpengaruh atau relevan hingga saat ini.

Dalam hal ini, peristiwa tersebut baru saja terjadi, tetapi hasil atau dampak dari peristiwa tersebut masih terlihat atau masih dapat dirasakan pada saat pembicaraan sedang berlangsung.

Tak hanya itu, tenses ini umumnya digunakan untuk menggambarkan peristiwa atau perubahan yang berhubungan dengan suatu tempat.

 

Rumus Present Perfect Tense dan Pola Kalimatnya

Present Perfect Tense (Bentuk Dasar):

Rumus: Have/Has + Verb 3 (Past Participle)

 

Pola kalimat positif

Subjek + have/has + Verb 3 (Past Participle) + Objek

 

Contoh kalimat positif

I have studied English for five years. (Saya telah mempelajari bahasa Inggris selama lima tahun.)

She has finished her homework. (Dia telah menyelesaikan pekerjaan rumahnya.)

They have visited the new museum. (Mereka telah mengunjungi museum baru.)

 

Pola kalimat negatif

Subjek + have/has + not + Verb 3 (Past Participle) + Objek

 

Contoh kalimat negatif

He has not seen the movie yet. (Dia belum menonton film tersebut.)

We have not traveled abroad. (Kami belum pergi ke luar negeri.)

The company has not released the new product. (Perusahaan belum merilis produk baru.)

 

Pola kalimat interogatif

Have/Has + Subjek + Verb 3 (Past Participle) + Objek + ?

 

Contoh kalimat interogatif

Have you ever been to Paris? (Apakah kamu pernah pergi ke Paris?)

Has she finished her work? (Apakah dia telah menyelesaikan pekerjaannya?)

 

Have they seen the latest episode? (Apakah mereka sudah menonton episode terbaru?)

 

Pola kalimat interogatif negatif

Have/Has + Subjek + not + Verb 3 (Past Participle) + Objek + ?

 

Contoh kalimat interogatif negatif

Haven’t you studied for the exam? (Bukankah kamu sudah belajar untuk ujian?)

Hasn’t he completed the project yet? (Bukankah dia belum menyelesaikan proyek tersebut?)

Haven’t they visited their grandparents recently? (Bukankah mereka belum mengunjungi kakek-nenek mereka baru-baru ini?)

Perlu diingat bahwa kita menggunakan “have” untuk subjek I, you, we, dan they, sedangkan “has” digunakan untuk subjek he, she, dan it. Past Participle merupakan bentuk ketiga dari kata kerja (verb) yang biasanya ditambahkan akhiran “-ed” atau memiliki bentuk tak beraturan (irregular verb).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here